Pemusnahan BMN Hasil Penindakan Senilai 3,5 Miliar

Pasuruan (16/11) - Dalam rangka menjalankan fungsi sebagai community protector, Bea Cukai Pasuruan bersama Bea Cukai Kanwil Jatim I melakukan pemusnahan jutaan barang kena cukai ilegal dan barang hasil penindakan lainnya. Pemusnahan dilakukan sebagai tindak lanjut penyelesaian barang-barang hasil penindakan oleh Bea Cukai. Kegiatan ini sebagai wujud transparansi Bea Cukai kepada masyarakat terhadap penanganan barang-barang ilegal yang beredar di masyarakat.

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama tahun 2021 s.d. 2022 dengan rincian barang yang dimusnahkan berupa Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebanyak 5.570.432 batang, rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebanyak 3.104 batang, rokok jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) sebanyak 17.200 batang, MMEA sebanyak 96 botol, pita cukai (palsu dan bekas) sebanyak 143 keping. Adapun total potensi kerugian negara yang dapat diselamatkan yakni sekitar Rp.3.589.111.855. Pemusnahan barang tersebut dilakukan dengan cara dibakar sehingga tidak dapat dipergunakan lagi dan tidak memiliki nilai ekonomis.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I Padmoyo Tri Wikanto, menyampaikan tujuan dari kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara hasil penindakan adalah untuk menggempur peredaran BKC ilegal. "Keberhasilan pemusnahan barang-barang hasil penindakan tentunya tak terlepas dari sinergi antara Bea Cukai dengan instansi penegak hukum lainnya serta dukungan masyarakat. Oleh karena itu, kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang terlibat," tuturnya.