Bea Cukai Jatim I Gelar FGD Dengan Topik PMK Baru Fasilitas KITE

Sidoarjo (21/11) - Kanwil Bea Cukai Jatim I kembali gelar Focus Group Discussion (FGD) bersama perusahaan penerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Kali ini, ada yang berbeda dari pelaksanaan FGD yang dilakukan secara rutin tersebut, yaitu perusahaan penerima fasilitas KITE dari Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta turut bergabung dan berdiskusi bersama mengenai topik yang dibahas. Pembahasan yang dilakukan terkait pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru tentang Fasilitas KITE Pembebasan dan Pengembalian, yaitu PMK-145 dan PMK-149 tahun 2022.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Mohammad Syuhada', menyampaikan bahwa dengan turut hadirnya rekan-rekan dari Kanwil Bea Cukai Jakarta yang telah melakukan migrasi Ceisa 4.0 (sistem aplikasi penghubung antara pengguna jasa dengan otoritas Bea Cukai) lebih dulu, diharapkan dapat saling berbagi dan diskusi terkait pengalaman dan dapat menambah wawasan, sehingga saat dilakukan migrasi Ceisa 4.0 di Jawa Timur I, dapat dilewati dengan persiapan yang lebih matang dan meminimalisir kendala oleh para perusahaan di wilayah pelayanan dan pengawasan Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demo sistem aplikasi Ceisa Kite 4.0 oleh Hendro Wibowo, Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) dan pemaparan terkait poin-poin perubahan PMK oleh Diah Anggorowati, Direktorat Fasilitas Kepabeanan dan Cukai. "Dengan banyaknya pertanyaan yang masuk Kami justru sangat senang, itu menandakan bahwa para pelaku usaha concern dan menaruh perhatian lebih terhadap perubahan PMK ini, Kami berharap Bapak/Ibu dapat mematuhi peraturan yang berlaku sehingga dapat terhindar dari kesalahan administrasi, karena sayang sekali kan apabila terkena kesalahan administrasi yang nantinya berdampak pada terhentinya pemberian fasilitas ini," tutur Diah dalam closing statement yang diberikan.